Sunday, 8 June 2014

Webliography-Heuristic Evaluation


Dalam membangun suatu sistem ataupun website banyak sekali hal yang harus diperhitungkan , bukan hanya keindahan yang diutamakan , namun kemudahan bagi pengguna dalam melakukan tugasnya , pengguna dapat menggunakan waktunya agar lebih efisien ,sehingga perlulah adannya pengetahuan mengenai usability.

Alasan mengapa dalam perencanaan suatu web ,usability penting yaitu Web Usability merupakan cerminan dari kebiasan yang umumnya dilakukan pengguna situs. Menurut Jakob Nielsen, memperhatikan usability sangatlah penting agar sebuah situs dapat bertahan. Situs yang memiliki usability tinggi memiliki peluang yang sangat besar untuk sering dikunjungi oleh para pengguna internet. Pada umumnya pengguna ingin mendapatkan informasi secara cepat dan sesuai yang diharapkan. Jika sebuah situs gagal dalam menunjukkan secara jelas apa yang dapat dilakukan dengan situs tersebut, pengguna cenderung akan langsung meninggalkan situs dan beralih ke situs lain

USABILITY 

Usability adalah tingkat kualitas dari sistem yang mudah dipelajari, mudah digunakan dan mendorong pengguna untuk menggunakan sistem sebagai alat bantu positif dalam menyelesaikan tugas. Dalam konteks ini, yang dimaksud sebagai sistem adalah perangkat lunak. Usability adalah suatu ukuran, dimana pengguna dapat mengakses fungsionalitas dari sebuah sistem dengan efektif, efisien dan memuaskan dalam mencapaitujuan tertentu.


Tujuan utama Usability :
·Efektif pada saat digunakan
·Efisien pada saat digunakan
·Aman saat menggunakannya
·Punya utilityyang tinggi
·Mudah untuk dipelajari bagi user saat pertama kali menggunakannya
·Mudah diingat cara menggunakannya

Secara umum cara mengukur dan menilai usability sebuah situs bersifat relatif dan bergantung pada bagaimana pengguna dapat menyelesaikan sekumpulan task. Menurut Jacob Nielsen terdapat beberapa ukuran umum yang dapat dijadikan patokan dalam mengukur usability, yakni:
  • Learnability: seberapa mudahnya user melaksanakan tugas dasar ketika pertama kali melihat desain antarmuka tersebut?
  • Efficiency: setelah user mampu mengerti tampilan antarmuka yang disajikan, seberapa cepatkah mereka melakukan tugas yang lain?
  • Memoriability: ketika user kembali dihadapkan oleh tampilan antarmuka yang sudah lama tidak digunakannya, seberapa mudahkah mereka dapat kembali terbiasa menggunakannya?
  • Errors: seberapa banyak kesalahan yang user lakukan, seberapa parah kesalahan tersebut, dan seberapa mudahnya mereka pulih dari kesalahan tersebut?
  • Satisfaction: seberapa puaskah user menggunakan tampilan antarmuka tersebut?


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Heuristic Evaluation
Heuristic evaluation merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan review pada sebuah website. Pertama kali dikemukakan oleh Nielsen 1995. Ada 10 komponen yang perlu dievaluasi yaitu:
  1. Visibility of system status
  2. Match between system and the real world
  3. User control and freedom
  4. Consistency and standards
  5. Error prevention
  6. Recognition rather than recall
  7. Flexibility and efficiency of use
  8. Aesthetic and minimalist design
  9. Help users recognize, diagnose, and recover from errors
  10. Help and documentation


Heuristic evaluation populer di kalangan pengembangan Web karena memerlukan sedikit sumber daya dalam bentuk uang, waktu atau keahlian. Oleh kaarena itu pengembangan tidak perlu mengeluarkan cost yang tinggi untuk biaya pengujian software. Berikut merupakan karakteristik dari heuristic evaluation :
  • Skenario pengujian yang lebih kecil dari segi ukuran dengan menggunakan dengan menggunakan mock-up
  • Penilaian dilakukan secara informal sehingga tidak dibutuhkan psikolog
  • Tingka keberhasilan dari pengujian tinggi, sehingga sedikit penguji yang dibutuhka

Keunggulan metode secara umum :
  • Mudah dalam proses evaluasi
  • Proses evaluasi cepat
  • Biaya atau cost yang dikeluarkan murh

No comments:

Post a Comment